pada tanggal
LINK MUSTANG303
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bukan Sekadar Gaji Rp 3,9 Triliun, Ini Alasan Cristiano Ronaldo Putuskan Perpanjang Kontrak di Al Nassr
MUSTANG303NEWS
Cristiano Ronaldo kembali mencuri perhatian publik sepak bola dunia. Bukan karena rekor gol atau penampilan gemilang semata, melainkan keputusan berani memperpanjang masa baktinya bersama klub Arab Saudi, Al Nassr, hingga tahun 2027. Kontrak anyar ini sekaligus memastikan bahwa sang megabintang asal Portugal akan tetap bermain di usia 42 tahun, sekaligus menutup peluang kembali ke Eropa.
Meski nilai kontrak fantastis—diperkirakan mencapai Rp 10,3 triliun selama dua tahun atau setara dengan Rp 3,9 triliun per tahun—menjadi sorotan utama, keputusan Ronaldo ternyata jauh lebih kompleks dan bermakna. Di balik tumpukan dolar, ada visi pribadi, kenyamanan keluarga, dan ambisi membangun warisan jangka panjang di luar Eropa.
Al Nassr mengumumkan perpanjangan kontrak Ronaldo pada 26 Juni 2025 melalui akun resmi mereka. Dalam pernyataan resminya, Ronaldo mengatakan:
“A new chapter begins. Same passion, same dream. Let’s make history together.”
Kontrak baru ini menjadikan Ronaldo sebagai atlet dengan penghasilan tertinggi di dunia. Dalam rincian yang dibocorkan media Vietnam, VnExpress, nilai total kontraknya mencakup:
Gaji pokok: US$ 365 juta per tahun
Bonus gol: US$ 110 ribu per gol
Bonus assist: US$ 55 ribu per assist
Bonus juara liga dan AFC: tambahan US$ 20 juta
Saham minoritas di Al Nassr
Fasilitas jet pribadi, akomodasi mewah, dan pendapatan dari sponsor klub
Meski sempat diragukan pada awal kedatangannya ke Timur Tengah, Ronaldo kini merasa nyaman tinggal di Riyadh. Ia menyebut kehidupan di Arab Saudi lebih tenang, aman, dan memberikan privasi yang tak lagi didapatkan saat bermain di Eropa.
“Anak-anak saya bahagia bersekolah di sini. Georgina juga menikmati hidup yang jauh dari sorotan berlebihan media Eropa. Kami merasa seperti di rumah,” ujar Ronaldo dalam wawancara dengan Al Arabiya.
Faktor keluarga disebut-sebut menjadi penentu utama, terlebih Ronaldo menolak beberapa tawaran dari klub besar Eropa dan MLS demi mempertahankan stabilitas hidupnya di Arab Saudi.
Tak seperti akhir yang pahit di Manchester United, Ronaldo mendapat peran besar di Al Nassr. Ia bukan hanya bintang lapangan, tapi juga berperan sebagai mentor bagi pemain muda dan bahkan ikut memberi masukan dalam rekrutmen pelatih dan pemain baru.
Terbaru, Ronaldo disebut mendukung penuh rencana klub menunjuk Jorge Jesus sebagai pelatih kepala menggantikan Stefano Pioli. Bahkan, ia juga terlibat dalam upaya mendatangkan winger Liverpool, Luis Díaz.
Ronaldo ingin lebih dari sekadar menjadi legenda Eropa. Ia ingin dikenang sebagai tokoh global yang membuka jalan bagi pertumbuhan sepak bola di Timur Tengah. Setelah kedatangannya, Liga Pro Saudi mengalami lonjakan tajam dari segi siaran, penonton, dan pendapatan komersial.
“Saya di sini bukan hanya untuk mencetak gol. Saya ingin meninggalkan jejak. Inilah saatnya membangun sejarah di wilayah ini,” ungkap Ronaldo dalam wawancara dengan media klub.
Di usia 40+, Ronaldo masih belum selesai dengan ambisinya. Ia ingin membawa Al Nassr meraih gelar Liga Champions Asia dan tampil bersinar di Piala Dunia Antarklub 2025. Selain itu, ia menargetkan bermain di Piala Dunia 2026 bersama Portugal—yang akan jadi rekor penampilan keenamnya di ajang tersebut.
Tak hanya itu, Ronaldo kini sudah mencetak 99 gol dalam 111 penampilan untuk Al Nassr dan berada di ambang pencapaian legendaris: 1.000 gol sepanjang karier.
Keputusan Cristiano Ronaldo memperpanjang kontraknya hingga 2027 bukanlah sekadar urusan gaji. Di balik angka Rp 3,9 triliun per tahun, ada alasan kuat yang meliputi:
Stabilitas dan kenyamanan keluarga di Arab Saudi
Peran penting dalam strategi jangka panjang klub
Ambisi global membangun warisan di luar Eropa
Hasrat pribadi mengejar rekor dan gelar bersama klub dan timnas
Kompensasi penuh, dari saham hingga pengaruh klub
Dengan ini, Ronaldo memastikan bahwa kariernya akan terus berlanjut di tanah Arab, bukan sebagai pelengkap usia, tapi sebagai pemimpin revolusi sepak bola Timur Tengah.
Komentar
Posting Komentar